Tak sedikit bunda yang mengeluh si
kecil susah makan atau pilih-pilih makanan. Sebenarnya kunci sukses
memperkenalkan pola makan yang sehat dimulai dari usia 6 bulan saat ia
diperkenalkan pada pengalaman baru beragam cita rasa. Pernah liat anak 6 bulan
milih-milih makan bun? Pada usia tersebut mereka lebih adaptif terhadap beragam
rasa. Bahkan yang menurut kita orang dewasa tidak enak atau hambar.
Pilihan variasi menu dan bahan
makanan yang bunda siapkan di usia ini menjadi dasar kebiasaan makan anak saat
mereka tumbuh lebih besar.
Setelah si kecil wisuda ASI
eksklusif mulailah memperkenalkan berbagai jenis makanan pada anak. Tentu saja
pada usia ini, makanan yang diberikan harus dilumatkan agar mudah dicerna. Beri
kesempatan anak untuk mencoba variasi makanan baru, dan lihat reaksinya.
Cobalah untuk memberi satu jenis
makanan baru dalam satu waktu sehingga dapat diketahui apa yang disukai dan
kurang disukai anak. Terutama jika ada makanan yang memicu alergi, jika
diberikan satu persatu dapat langsung diketahui.
Jangan ragu memperkenalkan beragam
jenis makanan pada anak agar ia tumbuh sebagai anak yang menyukai bermacam menu
dan tidak pilih-pilih makan.
Tapi bunda perlu mengingat beberapa
hal saat menyiapkan makanan untuk si kecil:
- Hindari menggunakan garam, gula atau penyedap rasa lainnya agar anak mengenal rasa murni dari makanan.
- Cuci bersih dengan air mengalir yang bersih saat menyiapkan makanan dari buah dan sayuran yang tidak dimasak. Seperti sate buah, salad, jus segar dan sebagainya.
- Masaklah semua makanan hingga benar-benar matang, agar anak terhindar dari bakteri dan kuman yang melekat pada bahan makanan mentah.
- Hindari memberi terlalu sering makanan yang dibakar diatas arang, seperti sate atau barbekyu untuk menghindari resiko penyakit kanker di kemudian hari.
- Variasi jenis masakan rebusan atau kukus atau panggang di oven toaster untuk mengganti resep makanan yang digoreng.
- Jika terpaksa harus menggoreng, gunakan minyak goreng yang baik dan gunakan hanya sekali pakai. Pilih minyak zaitun jika perlu.
- Hindari terlalu sering memberi makanan olahan karena mungkin mengandung bahan yang kurang baik untuk kesehatan balita seperti bahan pengawet yang berlebihan.
- Usahakan untuk membuat atau mengolah sendiri bahan makanan untuk balita, misalnya membuat sendiri nugget atau bakso. Selain dapat dipastikan bahan pembuatnya juga dapat divariasikan dengan sayuran dan sebagainya.
sumber: HHBF facebook
Tidak ada komentar:
Posting Komentar